Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Desember 2013

Zona Waktu Indonesia Dirubah 17 Agustus 2012

JPNN - Penerapan kebijakan penyatuan zona waktu di seluruh Indonesia tampaknya sudah matang benar. Tak perlu menunggu waktu lama, kebijakan yang dimaksudkan untuk menggenjot kinerja dan pembangunan ekonomi itu bakal direalisasikan tahun ini juga. ”Pokoknya tahun ini kita percepat, karena ini kan masalah sosialisasi. Hampir tidak ada yang menolak, intinya adalah sosialisasi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Rabu (16/5).

Bahkan, lanjutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah menyatakan setuju bila zona waktu disatukan. Rekomendasi penyatuan zona waktu juga datang dari Komite Ekonomi Nasional (KEN). Menurut Hatta, pemerintah dan KEN berpendapat, penyatuan zona waktu diharapkan bisa mendukung upaya penghematan sekaligus peningkatan produktivitas. ”KEN mendukung apa yang disampaikan tentang penyatuan zona waktu Indonesia,” ucap mantan Menteri Riset dan Teknologi ini.

Hatta melanjutkan, berdasarkan kajian yang ada, zona waktu yang akan menjadi acuan yakni Waktu Indonesia Bagian Tengah (Wita). Itu artinya, nanti batas waktu Indonesia dalam internasional akan menjadi Greenwich Mean Time (GMT)+8. Dengan penerapan zona waktu itu diharapkan akan memberikan keunggulan waktu yang lebih efisien serta penghematan anggaran hingga triliunan rupiah. ”Penyatuan zona waktu Indonesia akan menggunakan patokan GMT+8 atau Waktu Indonesia Tengah. Kebijakan ini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas di segala aspek,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Hatta, pemerintah akan melakukan sosialisasi, dimana dengan zona GMT+8, maka semua pengaturan waktu di wilayah barat dan timur harus menyesuaikan dengan waktu Indonesia bagian tengah. Sebagaimana diketahui, Indonesia terbagi atas tiga zona waktu, di antaranya Waktu Indonesia bagian Barat (GMT+7 jam) yang mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Lalu Waktu Indonesia Tengah (GMT+8 jam) meliputi wilayah Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Dan Waktu Indonesia bagian Timur (GMT+9 jam) meliputi wilayah Maluku dan Papua.

Jika penyatuan zona waktu terealisasi dan Wita menjadi acuan, maka waktu Indonesia akan sama dengan Singapura, Hongkong, Kuala Lumpur, Perth, dan Beijing. Sejumlah dampak positif dibeberkan pemerintah bila kebijakan ini berhasil. Misalnya, dengan penyatuan zona waktu, maka pelaku usaha di wilayah timur Indonesia bisa masuk ke jam transaksi yang sama untuk melakukan transaksi perdagangan dengan wilayah lain di Indonesia. Karena tadinya wilayah Indonesia Timur berbeda dua jam dengan wilayah barat dan satu jam dengan wilayah tengah Indonesia.

Pendeknya, bakal tersedia ruang transaksi yang lebih lebar bagi sekitar 50 juta masyarakat di kawasan tengah dan timur untuk bertransaksi dengan masyarakat di wilayah barat.

Dari perhitungan pemerintah, penyatuan zona juga waktu bisa mengangkat 20 persen Produk Domestik Bruto. Pada sektor perbankan juga terjadi peningkatan, perhitungan pemerintah menunjukkan, bila dalam tiga jam penyaluran kredit bisa mencapai Rp 100 miliar, maka jika ada penambahan jam transaksi karena penyesuaian waktu, jumlah kredit yang tersalurkan pun bisa makin besar.

Selebihnya, penyatuan zona waktu mampu mendongkrak transaksi harian Bursa Efek Jakarta lantaran melonjaknya volume dan jumlah transaksi harian. Mengapa demikian? Pasalnya, terjadi peralihan orientasi transaksi yang sebelumnya ke bursa Filipina, Australia, dan Singapura ke BEJ. Selanjutnya, usaha sekuritas pun tumbuh di wilayah timur.

Menurut Edib Muslim, Kadiv Humas dan Promosi KP3EI (Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) dengan sederet alasan itulah, Hatta Rajasa ingin penyatuan zona waktu secepatnya diimplementasikan. Bahkan, pemerintah menargetkan bisa dimulai 17 Agustus nanti. ”Harapan kita, Pak Hatta juga mengharapkan lebih cepat lebih bagus. Karena bisa mem-bouncing ekonomi kita yang sebentar lagi tertekan karena BBM dan sebagainya. Kalau ini bisa mengangkat produktivitas nasional kenapa tidak?” papar Edib.


KOPAS JPNN
Read More..

Senin, 25 November 2013

Bukti Indonesia Adalah Miniatur Dunia

Bagaimana kita memandang Indonesia, dari sisi negatif atau positif? Negara koruptor dan pengelolaan kekayaan alam plus sumber daya manusia yang kacau, atau negara indah penuh keunikan di dalamnya?

Semua memang tergantung dari sisi mana kita melihat negara ini. Seperti juga kumpulan foto di bawah ini berhasil merekam sudut-sudut tertentu di Indonesia, sehingga kita Sahabat blogspot.com akan kagum... ternyata Indonesia itu memang sungguh eksotis. Bisa jadi akan memicu kamu untuk lebih memilih berwisata keliling negeri sendiri, daripada jauh-jauh ke luar negeri.

1. Taj Mahal ?? Salah.. ini masih di Indonesia, Masjid An Nur/Pekanbaru

http://blogspot.com

2. Apakah ini di papua nugini yang terkenal masih alami?? Bukan! Di Indonesia justru banyak yang masih alami seperti tempat ini: Maluku Tengah/Liang Beach

http://blogspot.com

3. Kalau ini pasti di Vietnam atau di RRC ?? Tetap salah..ini Pagoda Semarang

http://blogspot.com

4. Singapore ?? pasti singapore ini, yah..? Hehehe...Merlion singapore pindah ke indonesia, tepatnya di Bontang, Kalimantan Timur. Namanya Cafe Singapore

http://blogspot.com

5. Wah, siapa yang foto di ARC DE TRIOMPHE PARIS ?? Nggak kok, ini di Kediri. Tanya teman-teman yang di Kediri, mereka pasti tahu bangunan ini.

http://blogspot.com

6. Kalau yang ini Cartenz Pyramid, salah satu 7 puncak tertinggi di dunia di gunung JayaWijaya Papua/Indonesia

http://blogspot.com

7. Indahnya... siapa yang kirim foto dari Carribea ??? Ah, Indonesia juga negara kepulauan, kok. Dan ini adalah Kepulau Riau

http://blogspot.com

8. Wihhh..pasti ini di New Zealand, atau lokasi shooting Lord of the rings?? "Teeet!" Salah, ini masih di Indonesia, beberapa sudut indah dari gunung Bromo

http://blogspot.com

9. Apakah ini tempat nongkrong di Dubai ??? Nggak usah jauh-jauh, ini pemandangan dari Ballcony Mall Balikpapan, Kalimantan Timur.

http://blogspot.com

10. Berasa di Hongkong ???? hehehe.. ini di CBD PLUIT Jakarta

http://blogspot.com

11. Oh, angin laut di Miami, ya? Bukan, ini pemandangan di area parkir bagian belakang  Plaza Balikpapan, Kalimantan Timur.

http://blogspot.com

12. Dan ini Tibet?? Bukan juga. Ini ujung timur Indonesia, yakni Kota Tembaga Pura,Irian Jaya. Markasnya orang-orang Freeport

http://blogspot.com

Bagaimana, Indonesia juga nggak kalah sama negara-negara lain, kan? Jadi kita juga wajib bangga sama negara sendiri. I Love Indonesia

Baca juga Lara Carter Wanita Pemburu Sperma

sumber:http://argakencana.blogspot.com/2012/06/12-bukti-indonesia-tuh-miniaturnya.html
Read More..